petalitkumham
Judul : Hasil Penelitian Keimigrasian File Pendukung

Harus Login
Peneliti : 1. Boedi Prayitno 2. Poerwati 3. Arief Rianto Kurniawan 4. Yuliana Primawardani 5. Ricky Rahmawan 6. Anita Marianche 7. Agusta K. Embly 8. Cucu Koswala 9. Elfinur 10. Yurita Soraida 11. Novia Swastika 12. Hidayat 13. Budi 14. Dani Ariana 15. Yulianto 16. Tony Yuri Rahmanto 17. Andi Rahmansyah 18. Yulian Fernando
Metode Penelitian : Penelitian deskriptif, dengan pendekatan kualitatif
Tahun Penelitian : 2017
Penerbit/Institusi/Afiliasi : BALITBANGKUMHAM
Stakeholder : Ditjen Imigrasi, Badan Pembinaan Hukum Nasional
Subjek Penelitian : Imigrasi
Kategori Penelitian : Hak Asasi Manusia'
E-Book : http://ebook.balitbangham.go.id/detail/hasil-penelitian-keimigrasian
Dari latar belakang yang telah dikemukakan, maka rumusan masalah pada penelitian ini adalah Bagaimana pengelolaan dan pengawasan pengungsi dan pencari suaka di tempat penampungan maupun di luar penampungan oleh Rumah Detensi Imigrasi?
(1) Peran Negara dalam Penanganan Tindak Pidana Perdagangan Orang, (2) Pencegahan Pengiriman TKI Non Prosedural ke Luar Negeri, (3) Pemetaan Kerawanan Pelanggaran Keimigrasian di Wilayah Perbatasan dan (4) Penelitian tentang Pengelolaan dan Pengawasan Keimigrasian terhadap Pengungsi di Tempat Penampungan Maupun di Luar Penampungan oleh Petugas Rumah Detensi Imigrasi (RUDENIM) Berdasarkan Peraturan Presiden Nomor 125 Tahun 2016 tentang Penanganan Pengungsi dari Luar Negeri.
a. Dari sisi regulaso, perlu segera melakukan pembaharuan perjanjian bilateral antar negara di wilayah perbatasan terkait dengan Border Cross Agreement atau Border Trade Agreement. Hal demikian menjadi penting karena perjanjian sebelumnya sudah habis masa berlakunya dan tidak sesuai dengan kondisi saat ini sehingga berpotensi terjadinya kerawanan di perbatasan. b. Perlu adanya penambahan jumat pejabat imigrasi dan petugas imigrasi yang telah mengikuti pengingkatan kompetensi terhadap tugas dan fungsi di setiap TPI/PLB di wilayah pemetaan. c. Perlu adanya pembangunan Pos Lintas Batas, perbaikan Pos Lintas Batas dan peningkatan sarana dan prasarana Tempat Pemeriksaan Imigrasi maupun Pos Lintas Batasdi perbatasan seperti peralatan pendukung pemeriksaan dokumen serta kendaraan operasional. Hal yang demikian di perlukan agar dapat meminimalisir terjadinya kerawanan keimigrasian d. Perlunya koordinasi sinergis dan intensif dengan cara membuka jejaring terhadap aparat keamanan serta seluruh stakeholders terkait dengan wilayah perbatasan dalam upaya pengawasan dan penindakan kerawanan keimigrasian di perbatasan.
Lokus Provinsi Lokus Kabupaten/Kota Temuan Penelitian/Data Lapangan Keterangan (Saran & Kebijakan)
Lokus Provinsi Lokus Kabupaten/Kota Temuan Penelitian/Data Lapangan Keterangan (Saran & Kebijakan)